Selasa, 04 Juni 2013

Pasrah pada sang waktu; Berharap Ia berkenan memberikan sedikit kebahagiaan untukku



Mungkin lebih baik kau tak pernah menghubungiku lagi …
Tak perlu kau temui aku lagi dan tak usah kau ingat aku lagi
Sudahlah lupakan saja semua tentang aku dan kita yang dulu
Tak usah kau khawatirkan aku
Kau lihatkan aku baik-baik saja
Pergilah …
Bukankah kau telah temukan bahagiamu?
Inikan yang kau tunggu-tunggu selama ini?
Bersanding duduk dipelaminan bersamanya
Aku tak ingin merusak bahagiamu juga dirinya
Berat rasanya, tapi aku harus belajar ikhlas menerimanya
Biarkan aku sendiri
Karena saat ini aku hanya butuh ketenangan bukan kehangatan pelukmu
Biarkan air mataku membasahi pipi ini
Tak usah kau usap
Karena tanganmu terlalu suci untuk menyentuh tubuh yang telah ternoda ini ...

Aku tak membencimu karena kesalahanmu
Dan aku takkan menyalahkanmu atas kesalahanmu itu
Ini bukan salahmu juga bukan kesalahanku
Tapi waktu yang salah karena telah mempertemukan kita
Tapi mungkin ini sudah jadi suratan takdirku
Yang harus ditinggalkan olehmu
Sakit memang, sungguh perih menyayat hati
Namun apa daya ini semua telah jadi kehendak-Nya
Aku hanya bisa pasrah pada sang waktu
Kelak Ia akan berbelas kasihan padaku
Dan berkenan memberikan sedikit kebahagiaan untukku ...

Aku tak pernah lelah
Setiap waktu aku selalu berdoa pada-Nya
Untuk kebahagiaanmu juga diriku
Mungkin sekarang kita telah berbeda
Kita sudah tak lagi bersama
Saat ini kau miliknya dan aku hanya memiliki kenangan bersamamu ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar